Dibangun dari Dana Sumbangan, Masjid Ini Tetap Bisa Raih Penghargaan Arsitektur

Dibangun dari Dana Sumbangan, Masjid Ini Tetap Bisa Raih Penghargaan Arsitektur

Baca Juga


Masjid Bait Ur Rouf ini memang memiliki eksterior dan interior unik dengan mengaplikasikan batu bata ekspos terakota. Eksterior masjid ini pun mirip dengan sejumlah bangunan rumah di sekitarnya.
Masjid ini memang berada di perkampungan padat penduduk di ibu kota Bangladesh, Dhaka. Masjid ini didirikan berkat dana sumbangan dan menghabiskan biaya yang tidak banyak.

Selain menjadi tempat beribadah, masjid ini berfungsi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat sekitar saat untuk menggelar acara.
Arsitek senior asal Bangladesh, Marina Tabassum mendesain masjid ini. Tabassum adalah pendiri biro arsitek Marina Tabassum Architects pada 2005. Sebelumnya, menjadi co-founder biro arsitek Urbana pada 1995.

Desain masjid yang unik ini mengantarkannya menjadi pemenang penghargaan arsitektur bergengsi Aga Khan Award pada periode ke-13 untuk kurun waktu 2014-2016.
Masjid ini menjadi salah satu dari enam pemenang. Sebelumnya, ada 348 proyek dari 69 negara yang masuk menjadi nominasi.

Penghargaan Aga Khan Award ini digagas oleh Pangeran Shah Karim Al Hussaini atau Aga Khan IV pada 1977. Aga Khan merupakan konglomerat asal Inggris dengan kekayaan mencapai US 800 juta dollar (Rp 10,4 triliun).
Penghargaan ini ingin mengapresiasi konsep arsitektur yang bisa memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat Muslim untuk bidang desain kontemporer, perumahan, pembangunan dan pengembangan komunitas, restorasi bangunan, penggunaan dan konsevasi lahan, serta desain lanskap, dan pengembangan lingkungan.


Penghargaaan ini diselenggarakan dalam durasi tiga tahun sekali. Pemenang akan mendapatkan penghargaan uang sebesar US 1 juta dollar (Rp 13 miliar).






Related Posts

Dibangun dari Dana Sumbangan, Masjid Ini Tetap Bisa Raih Penghargaan Arsitektur
4/ 5
Oleh